Esai akademis tahun 2023 ini mengkritisi kapitalisme dalam dunia seni rupa Indonesia. Sorotannya: sejarah seni yang kerap direduksi menjadi elemen pemasaran oleh balai lelang internasional.
Tulisan ini duduk di samping praktik melukis. Mata kolektor diubah menjadi argumen tentang struktur pasar, bukan hanya tentang selera.